Laman

It's Me

It's Me
Lovely
Tampilkan postingan dengan label PUISI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PUISI. Tampilkan semua postingan

Kamis, 18 Juli 2013

Tuhan Tahu

Semua ada waktunya.... . ; Semua indah pada waktunya.....
TUHAN tak akan terlambat... .. ; Juga tak akan lebih cepat......


TUHAN TAHU


Beberapa Hal Yang Dapat Mendorongmu Untuk Tetap Bertahan !

Jika kau merasa lelah dan tak berdaya dari usaha yang sepertinya sia-sia...
Tuhan tahu betapa keras engkau sudah berusaha.

Ketika kau sudah menangis sekian lama dan hatimu masih terasa pedih...
Tuhan sudah menghitung airmatamu.

Jika kau pikir bahwa hidupmu sedang menunggu sesuatu dan waktu serasa
berlalu begitu saja...
Tuhan sedang menunggu bersama denganmu.

Ketika kau merasa sendirian dan teman-temanmu terlalu sibuk untuk menelepon.
Tuhan selalu berada disampingmu.

Ketika kau pikir bahwa kau sudah mencoba segalanya dan tidak tahu hendak berbuat apa lagi...
Tuhan punya jawabannya.

Ketika segala sesuatu menjadi tidak masuk akal dan kau merasa tertekan...
Tuhan dapat menenangkanmu.

Jika tiba-tiba kau dapat melihat jejak-jejak harapan...
Tuhan sedang berbisik kepadamu..

Ketika segala sesuatu berjalan lancar dan kau merasa ingin mengucap syukur..
Tuhan telah memberkatimu.

Ketika sesuatu yang indah terjadi dan kau dipenuhi ketakjuban.. .
Tuhan telah tersenyum padamu.

Ketika kau memiliki tujuan untuk dipenuhi dan mimpi untuk digenapi....
Tuhan sudah membuka matamu dan memanggilmu dengan namamu.
Ingat bahwa dimanapun kau atau kemanapun kau menghadap... TUHAN TAHU

Puisi Anak untuk Orang Tua

Kaulah Malaikat penjaga dalam hidupku
Kaulah pelita dalam gelapku
Kaulah pegangan dalam rapuhku
Kaulah penolong dalam susahku

Tak pernah sedikitpun kudengar kau mengeluh
Padahal aku nakal dengan semua perbuatanku
Kumerajuk dengan semua keinginanku
Dan kumarah jika tak terpenuhi apa yang kumau

Tak Pernah sedikitpun kau kecewa
Padahal nilai pelajaranku banyak yang buruk
Padahal aku suka membantah saat kau beri nasehat
Dan aku tahu banyak hal buruk yang telah aku lakukan


Ayah dan Ibu
Luar biasa kesabaran dan cintamu padaku
Luat biasa pengorbanan dan pengampunanmu padaku
Luar biasa semua yang telah kau lakukan untukku

Betapa beruntungnya aku lahir darimu
Dibesarkan dan dijaga olehmu
Jika bukan karenamu tak akan bisa aku seperti ini
Berdiri tegar sampai hari ini

Sekalipun kukumpulkan banyak uang, tak akan terbayar jasamu
Sekalipun kukorbankan seluruh kehidupanku, tak tertandingi dengan jasamu
Sekalipun seluruh dunia kuserahkan dibawah kakimu, tak tersaingi cintamu
tak akan sebanding apa yang bisa kuberikan dengan apa yang telah kau berikan

Ayah dan Ibu
Terima kasih, terima kasih, terima kasih untuk semuanya
Cintamu, kesabaranmu, pengorbananmu, pemeliharaanmu

Tuhan
terima kasih untuk ayah dan ibu yang telah Kau beri

Doa-ku Untuk Kedua Orang Tua

Ya Tuhan...
Rendahkanlah suaraku bagi mereka...
Perindahlah ucapanku di depan mereka...
Lunakkanlah watakku terhadap mereka...
Lembutkan hatiku untuk mereka...

Ya Tuhan...
Berilah mereka balasan yang sebaik - baiknya...
Atas didikan mereka padaku...
Berkat yang berlimpah...
Atas kasih sayang yang mereka limpahkan padaku...
Peliharalah mereka sebagaimana mereka memeliharaku...

Ya Tuhan...
Apa saja gangguan yang telah mereka rasakan...
Kesusahan yang mereka deritakan kerana aku...
Hilangnya sesuatu hak mereka kerana perbuatanku...
Maka jadikanlah itu semua penyebab susutnya dosa - dosa mereka...
Bertambahnya berkat kebaikan mereka dengan perkenan-Mu ya Tuhan...
Hanya Engkaulah yang berhak membalas kejahatan dengan kebaikan berlipat ganda...

Ya Tuhan...
Bila ajal-Mu telah mencapai mereka sebelum aku...
Izinkanlah mereka memberi Syafaat untukku...
Tetapi jika sebaliknya...
Maka izinkanlah aku memberi Syafaat untuk mereka...
Sehingga kami semua berkumpul bersama dengan kehendak-Mu...
Di Sorga mulia yang dinaungi kemulian-Mu...
Ampunan-Mu serta kasih sayang-Mu...

Sesungguhnya Engkaulah yang empunya kerajaan sorga...
Serta Berkat yang tak berakhir...
Dan Kemuliaan dari dulu sampai selama - lamanya...

Puisi tuk kedua Orang Tua-ku

Bahagiaku surga mereka...
Dan deritaku pilu mereka...
Dua orang yang sangat aku hargai...
Dua orang yang sangat aku hormati...
Aku cintai dan aku sayangi...
Mereka AYAH dan BUNDA...

BUNDA...
Yang telah mengandungku selama 9 bulan...

BUNDA...
Yang sudah memperjuangkan hidup matinya...
Hingga aku dapat hadir di dunia ini...

BUNDA...
Yang telah merawatku dengan penuh kelembutan dan kasih sayangnya...

AYAH...
Yang telah mendidikku...

AYAH...
Yang rela banting tulang...
Ikhlas mengeluarkan keringatnya agar aku dapat menikmati hidup...

Detik demi detik...
Hari demi hari...
Bahkan tahun demi tahun…
Apakah yang dapat kulakukan untuk membalas mereka...???

Sering aku tutup telinga tidak mau mendengar nasehat mereka...
Sering kali aku bohong sama mereka hanya untuk kesenanganku...
Sering aku melawan jika mereka marah karena kenakalanku...
Sering kali aku banting pintu jika mereka tak kabulkan permintaanku...
Dan bahkan sering aku mengeluarkan kata - kata kasar...
Yang tidak pantas mereka dengar dari bibirku...

"DASAR CEREWAT, PELIT"

Tapi apakah mereka memendam rasa dendam terhadapku...???

"TIDAK...!!! tidak sama sekali..."

Mereka dengan tulus memafkan kesalahanku...
Mereka tetap menyayangiku dalam setiap hembusan nafas mereka...
Bahkan mereka tetap menyebut namaku dalam setiap DO'A - DO'Anya...
Hingga aku menjadi seperti sekarang ini...

Ya TUHAN...
Betapa durhakanya aku...!!!
Tak sadarkah aku...
Bahwa mereka adalah orang yang sangat berarti dalam hidupku...

Langkah - langkah ku terhenti di hadapan mereka...

Dan ku pandangi AYAH dan BUNDA...
Inci demi inci...
Badan yang dulu tegap kekar Kini mulai membungkuk...
Rambut yang dulu hitam kini mulai memutih...
Kulit yang dulu kencang kini mulai berkeriput...
Kutatap mata mereka yang berbinar - binar...
Dan mulai meneteskan air mata bahagia...
Air mata haru...
Air mata bangga...
Melihatku dengan diriku yang sekarang...
Ku cium tangan mereka...
Dan kupeluk mereka sambil berkata...

“AYAH dan BUNDA”

Yang kuberikan hari ini...
Tidak akan cukup untuk membalas semua yang telah kalian berikan selama ini kepada ku...

“Terimakasih AYAH...”
“Terimakasih BUNDA...”
“AKU SAYANG AYAH DAN BUNDA SAMPAI AKHIR HAYAT KU”

SAMPAI WAKTU INI

Kali ini memohon memelas ketahuilah tentangku
Kemarin aku ingin menangis
Kemarin aku masih berpijak tidak berlari
Kemarin aku tak ingin mengalah pasrah
Kemarin senyumku masih tegar
Hati masih tertata sabar

Kali ini saja
Dengar tentangku
Entah mengapa ,bukan karna menyesal ataupun pudar
Dunia memaksaku menangis,mengijinkanku pergi, memelukku dalam pasrah dan memintaku berlari dengan beribu alasan yang sekian lama kamu beri

Kali ini saja ,dengar
walaupun hanya beberapa detik yang kamu sisihkan
walaupun hanya sedikit pengertian yang kamu berikan
Taukah kamu
Aku cukup bertahan lama tanpa kamu sadari
Menunggumu apakah kamu mempertahanku
apakah kamu menahanku
Dan kali ini pula,
aku tag pernah dapat jawaban
Advertisement

Minggu, 14 Juli 2013

Dari Hati untuk Pahlawan Hidupku

Meski suaramu
Tak semerdu nyanyian lembut seorang ibu
Kau membingkaiku dengan nada nada ketulusan
Yang mengantarkan hatiku. . .
Menuju lembah tinggi. .
Bernama kedamaian
Meski sentuhanmu tak selembut belaian suci seorang ibu
Namun dengan dekapanmu. . .
Ku terhangatkan dengan kasihmu
Ku terlenakan
Dengan cintamu

Tangisku berderai
Kala ku ingat ucapan indahmu menimangku
Kala ku sentuh tubuh letihmu menjagaku

Seperti karang menjaga debu pasir
Kau jaga aku. . .
Kau lindungiku
Dari kotoran raga dan jiwa yang kan basahiku. .
Kau rela di terpa deburan buih
Yang berlalu
Demi aku
Demi anakmu. . .

Seakan tak pernah lelah
Kau hapuskan tetes air mataku
Seakan tak pernah bosan
Kau redamkan aku dari tangisan

Ku urai hati ini
Untukmu
Untuk segalanya yang tlah kau labuhkan pada dermaga hidupku
Hanya sebentuk puisi
Dari ketulusan hati
Untukmu Ayahku
Terima kasih. . . .

Harapanmu IBU

Ibu
Aku lahir tanpa apa-apa,
Engkaulah yang mengajariku segalanya,
Membesarkanku dengan segala upaya,
Berharap aku kan jadi orang yang berguna..

Ketika aku menangis dalam takut,
Engkaulah yang menenangkanku..
Dan ketika aku jatuh sakit,
Engkaulah yang selalu berada di sampingku..

Engkau menegurku ketika aku salah,
Engkau mengingatkanku ketika aku lupa,
Engkau menghiburku ketika aku sedih,
Engkaulah yang menyembuhkanku ketika aku terluka..

Kini aku telah dewasa,
Berusaha mengejar dan meraih cita-cita,
Berharap kan menjadi orang yang berguna,
Demi mewujudkan harapan dan impian keluarga..

Terima kasih ibu,
Engkaulah segalanya bagiku,
Tanpamu kini aku bukanlah apa-apa,
Kasihmu padaku tak kan terbalas sepanjang masa...

TANGISAN BUNDA

Dalam Senyum mu kau sembunyikan letih mu
Derita siang dan malam menimpa mu
tak sedetik pun menghentikan langkah mu
Untuk bisa Memberi harapan baru bagi ku

Seonggok Cacian selalu menghampiri mu
secerah hinaan tak perduli bagi mu
selalu kau teruskan langkah untuk masa depan ku
mencari harapan baru lagi bagi anak mu

Bukan setumpuk Emas yg kau harapkan dalam kesuksesan ku
bukan gulungan uang yg kau minta dalam keberhasilan ku
bukan juga sebatang perunggu dalam kemenangan ku
tapi keinginan hati mu membahagiakan aku

Dan yang selalu kau berkata pada ku
Aku menyayangi mu sekarang dan waktu aku tak lagi bersama mu
aku menyayangi mu anak ku dengan ketulusan hati ku

DOA UNTUK IBU

Aku tak tau apa yang harus kuLakukan tanpa dia
Dia yang seLaLu mengerti aku
Dia yang tak pernah Letih menasehatiku
Dia yang seLaLu menemani

DiaLah Ibu
Orang yang seLaLu menjagaku
Tanpa dia aku merasa hampa hidup di dunia ini
Tanpa.nya aku bukanlah apa-apa

Aku hanya seorang manusia Lemah
Yang membutuhkan kekuatan
Kekuatan cinta kasih dari ibu
Kekuatan yang Lebih dari apapun

Engkau sangat berharga bagiku
WaLaupun engkau seLaLu memarahiku
Aku tau
Itu bentuk perhatian dari mu
Itu menandakan kau peduLi denganku

Ya Allah,,
BerikanLah kesehatan pada ibuku
PanjangkanLah umur.nya
Aku ingin membahagiakan.nya
SebeLum aku atau dia tiada

Terimakasih Ibu
Atas apa yang teLah kau berikan padaku
Aku akan seLaLu menyanyangimu

Doa'mu Ibu

Ibu...!
Aku tahu...
Semua letihmu itu tulus
Dan...akupun tahu
Bukan apa-apa yang engkau ingin
Engkau tak pernah inginkan apa-apa

Ibu...!
Dulu engkau pernah bilang
Cepatlah besar anakku !
Jadilah engkau orang besar
Yang membesarkan hati Ibu

Ibu...!
Semua hebatku
Tak kan pernah ada
Tanpa ikhlas pengorbananmu

Ibu...!
Sabdamu adalah do'a
Do'a yang nyaring terdengar
Dan pasti... didengar !

Bukan gelimang harta tuk membalas
Bukan pula, tahta dan mahkota
Sujud dan bakti jualah
Harta yang sesungguhnya!

Terima Kasih Ibu

IBU...rambutmu kini sudah mulai memutih
Kulitmu tak lagi kencang
Penglihatanmu tak lagi terang
Jalanmu kini sudah mulai goyang

Namun..apa yang terlihat
Semua itu tak pernah engkau rasakan
Semua itu tak pernah engkau pedulikan
Aku paham, semua itu demi anakmu

Sepanjang jalan engkau mengais rejeki
Sepanjang waktu engkau berhitung
Berapa laba kau dapat hari ini
Tuk membayar semua letihmu

Engkau tak lagi dapat membedakan
Mana siang, mana malam
Semangat mengalahkan gemetar kakimu
Dan segala rasa lelahmu

Ini semua...untuk siapa?
Hanya untuk anakmu
Anak yang engkau impikan menjadi orang hebat
Mencapai setumpuk asa

IBU...sampai kapanpun,
Anakmu tak kan pernah lupa
Atas semua jasa, do'a dan derita
Keringat yang engkau cucurkan

IBU...engkau sudah terlalu besar, berkorban
Hanya surga yang pantas membayar tulusmu
Hanya Tuhan yang pantas menjagamu
Dunia dan akherat...

IBU...
Anakmu kan selalu merindumu
Do'a di setiap hembus nafas ini
Terima kasih...IBU, untuk semua ikhlasmu

Selembar Puisi Untukmu Ibu

Dentang nafasmu menyeruak hari hingga senja
Tak ada lelah menggores diwajah ayumu
Tak ada sesal kala semua harus kau lalui
Langkah itu terus berjalan untuk kami
Putra putrimu…

Desah mimpimu berlari
mengejar bintang
Berharap kami menjadi mutiara terindahmu
Dalam semua peran yang kau mainkan di bumi
Ini peran terbaikmu

Dalam lelah kau rangkai kata bijak untuk kami
Mengurai senyum disetiap perjalanan kami
Mendera doa disetiap detik nafas kami
Ibu… kau berlian dihati kami

Relung hatimu begitu indah
Hingga kami tak sanggup menggapai dalamnya
Derai air matamu menguntai sebuah harap
Di setiap sholat malammu

Ibu…
Kami hanya ingin menjadi sebuah impian untukmu
Membopong semua mimpimu dalam pundak kami

Ibu…
Jangan benci kami
jika kami membuatmu menangis.

IBU

Ibu kau mengandung 9 bulan
sampai engkau melahirkanku dengan susah paya
engkau merawatku sampai aku tumbuh besar
engkau juga merawatku tampa pamri
dan engkau juga merawatku dengan penuh kasih sayang

Ibu kau mengajariku berjalan sampai aku bisa berjalan
engkau juga mengajariku berbicara sampai aku bisa
Ibu kau bagaikan malaikatku
dikala aku sedih engkau selalu ada untuk menghiburku

Ibu.. aku juga merasa engkaulah pahlawanku
setiap aku kesusahan engkau selalu ada untuk membantuku
Ibu... bekerja keras
untuk menafkahiku
ibu... terima kasih atas pengorbananmu
yang engkau berikan kepada ku
Ibu...

Malaikat di Dunia

Walau hari ini bukan hari ibu
Tetap kan ku ucap kata
I LOVE YOU MAH
Karena engkau pelita dalam kegelapan ku

Dan karna engkaui malaikat ku di dunia ini
Kasih mu,cinta mu,pelukan mu,dekapan mu
Bahkan kemarah,an mu!!!

Itu semua unt kebaikan ku
I LOVE YOU MAH
Aku sayang mama
Sampai Kapanpun....

Untuk Ibuku tercinta

Ku ingin,
Menghirup udara yang kau hirup.
Melangkah,
Di tempatmu melangkah.
Berteduh,
Di tempatmu berteduh.
Dan terlelap di atas pangkuanmu.

Ibu...
Ku hanya ingin selalu bersamamu.
sepanjang waktuku...

Kamis, 11 Juli 2013

SEPUCUK SURAT DARI IBU DAN AYAH



SEPUCUK SURAT DARI IBU DAN AYAH

...Anakku
Ketika aku semakin tua,
Aku berharap kamu memahami dan memiliki kesabaran untuk ku

Suatu ketika aku memecahkan piring,
Atau menumpahkan sup di atas meja, karena penglihatanku berkurang
Aku harap kamu tidak memarahiku.

Orang tua itu sensitip
....selalu merasa bersalah saat kamu berteriak.

Ketika pendengarankun semakin memburuk dan aku tidak bisa mendengar apa yang kamu katakan,
Aku berharap kamu tidak memanggilku “Tuli”....
Mohon ulangi apa yang kamu katakan atau menuliskannya.

Maaf, Anak ku.
.....Aku semakin tua
Ketika lutut ku mulai lemah, aku harap kamu memiliki kesabaran untuk membantu ku bangun
Seperti bagaimana aku selalu membantu kamu saat kamu masih kecil, untuk belajar berjalan.

Aku mohon, jangan bosan dengan ku.
Ketika aku terus mengulangi apa yang ku katakan, seperti kaset rusak
Aku harap kamu terus mendengarkan aku.
Tolong jangan mengejekku, atau bosan mendengarkanku.
Apakah kamu ingat ke tika kamu masih kecil dan kamu ingin sebuah balon?????
Kamu mengulangi apa yang kamu mau berulang – ulang sampai kamu mendapatkan apa yang kamu inginkan.

....Maafkan juga bauku.
Tercium seperti orang yang sudah tua
Aku mohon jangan memaksaku untuk mandi.
Tubuhku lemah.....
Orang tua mudah sakit karena mereka rentan terhadap dingin.
Aku harap, aku tidak terlihat kotor bagi mu....
Apakah kamu ingat, ketika kamu masih kecil?
Aku selalu mengejar – ngejar kamu...
Karena kamu tidak ingin mandi.

Aku harap kamu bisa bersabar dengan ku, ketika aku selalu rewel.
Ini semua bagian dari menjadi tua,.kamu akan mengerti ketika kamu tua.
Dan jika kamu memiliki waktu luang, aku harap kita bisa berbicara
Bahkan untuk beberapa menit aku selalu sendiri sepanjang waktu.
Dan tidak memiliki seorangpun untuk diajak bicara.
Aku tahu kamu sibuk dengan pekerjaan.
Bahkan jika kamu tidak tertarik pada cerita ku,
Aku mohon berikan aku waktu untuk bersamamu.
Apakah kamu ingat, ketika kamu masih kecil????
Aku selalu mendengarkan apapun yang kamu ceritakan tentang mainan mu.

Ketika saatnya tiba....
Dan aku hanya bisa terbaring, sakit dan sakit
Aku harap kamu memiliki kesabaran untuk merawatku.

Maaf....
Kalau aku sengaja mengompol atau membuat berantakan.
Aku harap kamu memiliki kesabaran untuk merawatku.
Selama beberapa saat terakhir dalam hidupku.
Aku mungkin, tidak akan bertahan lebih lama,.
Ketika waktu kematianku, datang,.
Aku harap kamu memegang tangan ku dan memberikanku kekuatan
Untuk menghadapi kematian.
Dan jangan khawatir....
Ketika aku bertemu dengan Sang Pencipta.....
Aku akan berbisik pada-Nya....
 Untuk selalu memberikan BERKAT pada mu
Karena kamu mencintai, Ibu dan Ayah mu.....
Terimakasih atas segala perhatianmu, nak.....
Kami Mencintai Mu,
Dengan kasih yang berlimpah, IBU DAN AYAH