KUESIONER
“Sistem Penunjang Keputusan Sistem
Penunjang Keputusan Pembelian Motor Yamaha Dengan Menggunakan Metode AHP Expert Choice ”
A.
PENGANTAR
No. Quesioner :
Tanggal Interview :
Yth. Bapak,
Ibu, Saudara(i)
Dalam rangka
melengkapi data yang diperlukan untuk memenuhi tugas Sistem Penunjang
Keputusan, bersama ini kami menyampaikan kuesioner penelitian mengenai “Pembelian
Motor Yamaha”. Adapun
hasil dari penelitian ini kami gunakan sebagai bahan penyusunan tugas
matakuliah Sistem Penunjang Keputusan STMIK Atma Luhur, Pangkalpinang.
Kami
memahami waktu bapak, ibu, saudara(i) sangatlah terbatas dan berharga,
namun kami juga mengharapkan kesediaan bapak, ibu, saudara(i)
untuk membantu penelitian ini dengan mengisi secara lengkap kuesioner yang
terlampir.
Sebelum dan
sesudahnya kami ucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas
kesediaan saudara/i telah meluangkan waktu untuk menjawab semua
pertanyaan dalam kuesioner ini.
Hormat Kami,
Indra Noviardi, Ella Pratiwi, Ria Angelina Rimang,
Gama Yudistira, Ari Darmawansyah
B.
PETUNJUK
PENGISIAN
Dalam
mengisi kuesioner ini, mohon diperhatikan beberapa petunjuk berikut ini :
1. Didalam
kuesioner terdapat 4
kriteria yang dianggap penting dan sangat berpengaruh pada “Sistem Penunjang Keputusan Pembelian
Motor Yamaha ”, yaitu :
a. Dimensi,
atau dalam bahasa latinnya adalah dimensio merupakan ukuran. Dimensi suatu
besaran merupakan hubungan antara besaran itu dengan besaran-besaran pokok.
Dengan kata lain, dimensi adalah cara suatu besaran itu tersusun atas
besaran-besaran pokoknya
b. Mesin, adalah
alat mekanik atau elektrik yang mengirim atau mengubah energi untuk melakukan
atau membantu pelaksanaan tugas manusia. Biasanya membutuhkan sebuah masukan
sebagai pelatuk, mengirim energi yang telah diubah menjadi sebuah keluaran,
yang melakukan tugas yang telah disetel.
c. Rangka, Rangka sepeda motor disebut juga Chasis sepeda motor, adalah
bagianpaling mendasar dari sepeda motor yang berfungsi mendukung
mesin,transmisi, suspensi dan sebagainya, serta untuk menjaga
stabilitaspengendaraan dan kenyamanan. Karena itulah, kerangka yang baik harus
ringantetapi cukup kuat dan mampu menahan getaran atau goncangan yang
berasaldari permukaan jalan.
d. Kelisterikan, merupakan jantungnya sepeda
motor agar bisa berfungsi sebagai alat transportasi. Karena dengan adanya
sistimkelistrikan tersebut maka fungsi mekanik lainnya bisa bersinergi untuk
bergerak
2. Pada
level 2, terdapat 16 subkriteria yang dianggap penting dan
melandasi dilakukannya “Sistem Penunjang
Keputusan Pembelian Motor Yamaha”, yaitu :
a. Tinggi Tempat Duduk , adalah kesesuaian
tinggi badan pengendara dengan tinggi tempat duduk sehingga dapat menunjang
kenyamanan berkendara
b. Kapasitas Tengki Bensin, adalah daya tampung tengki bensin motor untu
pengisian bensin
c. Sistem Pelumas, adalah suatu system pemeliharaan/ perawatan
terhadap perangkat mesin yang selalu menampilkan masalah-masalah gerak, gesekan
dan panas yang ketiga proses tersebut paling erat berhubungan dan memegang
peranan penting dalam masalah kestabilan mesin.
d. Kapasitas Oli Mesin, adalah kapasitas penampungan dan penggunaan oli pada
mesin motor sehingga dapat berjalan mulus dalam berkendara
e.
Sistem Bahan Bakar, adalah untuk menyediakan bahan bakar, melakukan proses
pencampuran bahan bakar dan udara dengan perbandingan yang tepat, kemudian
menyalurkan campuran tersebut ke dalam silinder dalam jumlah volume yang tepat
sesuai kebutuhan putaran mesin
f. Tipe Kopling, adalah sebagai penghubung dan pemutus tenaga
putaran mesin dari poros engkol. Pada umumnya kopling terletak diantara primer
reduksi dan transmisi, atau untuk tipe lain yang terletak pada poros engkol
g. Tipe Transmisi, adalah sistem yang berfungsi untuk konversi torsi dan kecepatan
(putaran) dari mesin menjadi torsi dan kecepatan yang berbeda-beda untuk
diteruskan ke penggerak akhir.
h. Frame
atau rangka pada sepedamotor seperti juga rangka pada manusia atau hewan, salah
satu fungsinya adalah sebagai tempat menempelnya komponen komponen sepeda
motor. Umumnya mesin berada di dalam rangka ini, lengan ayun dan garpu depan
tersambung dengan rangka melalui semacam persendian yang memungkinkan kedua
komponen tersebut bergerak. Rangka sepeda motor juga berfungsi melindungi
komponen komponen sensitif sepeda motor saat terjadi benturan.
i.
Suspensi depan yang terdapat pada sepeda
motor pada umumnya terbagi dua, yaitu:
ÿ Garpu
batang bawah (bottom link fork); jenis ini biasanya dipasang pada sepeda motor
bebek model lama, vespa atau scooter.
ÿ Garpu
teleskopik (telescopic fork); merupakan jenis suspensi yang paling banyak
digunakan pada sepeda motor.
j.
Suspensi belakang, Generasi awal
suspensi belakang pada sepeda motor adalah jenis plunger unit. Tipe ini tidak
mampu mengontrol dengan nyaman roda belakang. Tidak seperti suspensi depan,
suspensi belakang tidak mempunyai sistem steering (kemudi). Sistem ini hanya
menopang roda belakang dan menahan goncangan akibat permukaan kondisi jalan.
Tipe suspensi belakang saat ini yang
banyak digunakan adalah:
a. Tipe Swing Arm
b. Tipe Unit
Swing Konstruksi suspensi tipe swing arm adalah dua buah lengan yang digantung
pada rangka dan ujung yanga lain dari suspensi tersebut menopang roda belakang.
k. Ban Depan, Pertanyaanya, mengapa beban ditaruh didepan. Itu
berfungsi supaya motor tidak melayang ketika melaju kencang. Untuk itulah ban
depan mengapa dibuat lebih kecil, karena gaya gerak ban depan akan terasa
ringan yang berimbas pada kemudi sehingga lengan tidak mudah lelah. Hal itu
juga mempengaruhi gaya kejutan bila direm mendadak yang otomatis beban bertumpu
didepan, sehingga daya cengkeram rem ban depan tidak sebesar ban belakang.
Sehingga tidak menyebabkan pengendara terpelanting.
Motif ban depan juga dibuat lurus, itu
bertujuan disaat manuver tidak terjadi selip
l.
Ban Belakang, Fungsi ban belakang adalah untuk
daya laju kendaraan, karena daya cengkeram dijalan harus besar. Motif ban
belakangpun dibuat lebih melebar untuk memperbesar daya cengkeram. Dan ketika
direm ban belakang memegang peranan lebih besar agar beban tidak terdorong
kedepan.
m. Rem Depan, Untuk mengakses rem depan, caranya dengan menarik tuas tangan
disebelah kanan.
n.
Rem Belakang, Adapun rem belakang bisa diakses dengan menggunakan
pedal rem di kaki kanan atau jika menggunakan motor matic menggunakan tuas rem
di tangan kiri.
o.
Battery, adalah alat listrik-kimiawi
yang menyimpan energi dan mengeluarkan tenaganya dalam bentuk listrik. Sebuah
baterai biasanya terdiri dari tiga komponen penting, yaitu:
1.
batang karbon sebagai anode (kutub positif baterai)
2.
seng (Zn) sebagai katode (kutub negatif baterai)
3.
pasta sebagai elektrolit (penghantar)
p. Tipe Busi, Busi merupakan salah satu bagian penting juga dari
sebuah sistem pengapian pada sepeda motor. Fungsinya digunakan
untuk menghasilkan percikan bunga api yang kemudian digunakan untuk membakar
campuran bahan bakar dan udara di dalam silinder pada akhir langkah kompresi,
yang akhirnya menghasilkan energi untuk menggerakan piston dalam silinder
3. Pada
level langkah “Sistem Penunjang
Keputusan Pembelian Motor Yamaha” Terdapat 3 alternative,
yaitu :
1. Jupiter
MX
2. Soul
Leader
3. Mio
GT
4. Dalam
mengisi kuesioner ini, bapak/ibu/sdr(i) diminta untuk memberikan persepsi atau
pertimbangan terhadap setiap perbandingan berpasangan dari masing-masing
criteria, subkriteria dan alternative langkah strategis berdasarkan pengalaman,
pengetahuan dan intuisi bapak/ibu/sdr(i) selama ini
5. Untuk
membantu bapak/ibu dalam memberikan pertimbangan, tingkat kepentingan yang
digunakan adalah sebagai berikut :
Tabel
Skala Penilaian Hirarki
Intensitas Kepentingan
|
Keterangan
|
1
|
Kedua elemen sama pentingnya
|
3
|
Elemen yang satu sedikit lebih penting daripada elemen
yang lainnya
|
5
|
Elemen yang satu lebih penting daripada yang lainnya
|
7
|
Satu elemen jelas lebih mutlak penting daripada elemen
lainnya
|
9
|
Satu elemen mutlak penting daripada elemen lainnya
|
2,4,6,8
|
Nilai-nilai antara dua nilai pertimbangan-pertimbangan yang berdekatan
|
Contoh
pengisian kuesioner
Berikut ini adalah pengambilan keputusan
untuk menentukan tingkat kepentingan dari setiap criteria yang perlu
dipertimbangkan dalam menentukan “TUJUAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN”
Untuk menentukan bobot prioritas dari
setiap criteria yang penting terhadap “TUJUAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN”, maka
dibuat penilaian perbandingan berpasangan sebagai berikut :
Jika KRITERIA A dianggap sedikit lebih
penting daripada KRITERIA B, maka pengsisian kuesioner dilakukan seperti contoh
berikut ini :
KRITERIA A
|
KRITERIA B
|
||
Jika KRITERIA A dianggap berada diantara
lebih penting (5) dan sangat daripada KRITERIA C, maka pengisian kuesioner
dilakukan seperti contoh berikut ini :
KRITERIA A
|
KRITERIA C
|
||
Jika KRITERIA B dianggap mutlak sangat
penting daripada KRITERIA C, maka pengisian kuesioner dilakukan seperti contoh
berikut ini :
Perbandingan Kepentingan
|
|||
KRITERIA B
|
KRITERIA C
|
||
Sebaliknya, jika KRITERIA C dianggap
mutlak sangat penting daripada KRITERIA B maka pengisian kuesioner dilakukan
seperti contoh berikut ini :
KRITERIA B
|
KRITERIA C
|
||
C. HIRARKI
Berikut ini
adalah hirarki dalam “Sistem Penunjang
Keputusan Pembelian Motor Yamaha” dengan menggunakan pendekatan AHP :
D.
PERBANDINGAN
BERPASANGAN
Mohon diisi secara obyektif dengan memberi tanda
silang (x) pada angka yang sesuai.
LEVEL 1 :
PERBANDINGAN KRITERIA
1. Perbandingan
Berpasangan Kriteria Utama
Dalam Sistem Penunjang Keputusan Pembelian Motor Yamaha,kriteria
manakah yang lebih penting dibandingkan kriteria-kriteria berikut
|
Berapa
Tingkat Kepentingannya ?
|
||
Dimensi
|
Mesin
|
||
Dimensi
|
Rangka
|
||
Dimensi
|
Kelistrikan
|
||
Mesin
|
Rangka
|
||
Mesin
|
Kelisterikan
|
||
Rangka
|
Kelisterikan
|
||
LEVEL 2 :
PERBANDINGAN SUBKRITERIA
2. Perbandingan
Berpasangan Subkriteria berdasarkan kriteria “ Dimensi”
Berdasarkan criteria “Dimensi”,
sub-kriteria manakah yang lebih penting dibandingkan subkriteria-subkriteria
berikut
|
Berapa
Tingkat Kepentingannya ?
|
||
Tinggi Tempat Duduk
|
Kapasitas Tengki Bensin
|
||
3. Perbandingan
Berpasangan Subkriteria berdasarkan kriteria “ Mesin”
Berdasarkan criteria “Mesin”,
sub-kriteria manakah yang lebih penting dibandingkan subkriteria-subkriteria
berikut
|
Berapa
Tingkat Kepentingannya ?
|
||
Sistem Pelumas
|
Kapasitas Oli Mesin
|
||
Sistem Pelumas
|
Sistem Bahan Bakar
|
||
Sistem pelumas
|
Tipe Kopling
|
||
Sistem Pelumas
|
Tipe Transmisi
|
||
Kapasitas Oli Mesin
|
Sistem Bahan Bakar
|
||
Kapasitas Oli Mesin
|
Tipe Kopling
|
||
Kapasitas Oli Mesin
|
Tipe Transmisi
|
||
Sistem Bahan Bakar
|
Tipe Kopling
|
||
Sistem Bahan Bakar
|
Tipe Transmisi
|
||
Tipe Kopling
|
Tipe Transmisi
|
||
4. Perbandingan
Berpasangan Subkriteria berdasarkan kriteria “ Rangka”
Berdasarkan criteria “Rangka”,
sub-kriteria manakah yang lebih penting dibandingkan subkriteria-subkriteria
berikut
|
Berapa
Tingkat Kepentingannya ?
|
||
Tipe Rangka
|
Suspensi Depan
|
||
Tipe Rangka
|
Suspensi Belakang
|
||
Tipe Rangka
|
Ban Depan
|
||
Tipe Rangka
|
Ban Belakang
|
||
Tipe Rangka
|
Rem Depan
|
||
Tipe Rangka
|
Rem Belakang
|
||
Suspensi Depan
|
Suspensi Belakang
|
||
Suspensi Depan
|
Ban Depan
|
||
Suspensi Depan
|
Ban Belakang
|
||
Suspensi Depan
|
Rem Depan
|
||
Suspensi Depan
|
Rem Belakang
|
||
Suspensi Belakang
|
Ban Depan
|
||
Suspensi Belakang
|
Ban Belakang
|
||
Suspensi Belakang
|
Rem Depan
|
||
Suspensi Belakang
|
Rem Belakang
|
||
Ban Depan
|
Ban Belakang
|
||
Ban Depan
|
Rem Depan
|
||
Ban Depan
|
Rem Belakang
|
||
Ban Belakang
|
Rem Depan
|
||
Ban Belakang
|
Rem Belakang
|
||
Rem Depan
|
Rem Belakang
|
||
5. Perbandingan
Berpasangan Subkriteria berdasarkan kriteria “ Kelisterikan
”
Berdasarkan criteria “Kelisterikan”, sub-kriteria manakah yang lebih penting
dibandingkan subkriteria-subkriteria berikut
|
Berapa
Tingkat Kepentingannya ?
|
||
Battery
|
Tipe Busi
|
||
LEVEL 3 :
PERBANDINGAN ALTERNATIF STRATEGIS
6. Perbandingan
berpasangan alternative berdasarkan criteria “ Dimensi/Tinggi Tempat Duduk”
Berdasarkan subkriteria “Tinggi Tempat Duduk”, alternative strategis manakah yang
lebih penting dibandingkan berikut alternative-alternatif strategis berikut ?
|
Berapa
Tingkat Kepentingannya ?
|
||
Jupiter MX
|
Soul Leader
|
||
Jupiter MX
|
Mio GT
|
||
Soul Leader
|
Mio GT
|
||
7. Perbandingan
berpasangan alternative berdasarkan criteria “ Dimensi/Kapasitas Tengki Bensin”
Berdasarkan subkriteria “Kapasitas Tengki Bensin”, alternative strategis manakah yang
lebih penting dibandingkan berikut alternative-alternatif strategis berikut ?
|
Berapa
Tingkat Kepentingannya ?
|
||
Jupiter MX
|
Soul Leader
|
||
Jupiter MX
|
Mio GT
|
||
Soul Leader
|
Mio GT
|
||
8. Perbandingan
berpasangan alternative berdasarkan criteria “ Mesin/Sistem Pelumas”
Berdasarkan subkriteria “Sistem Pelumas”, alternative strategis manakah yang lebih
penting dibandingkan berikut alternative-alternatif strategis berikut ?
|
Berapa
Tingkat Kepentingannya ?
|
||
Jupiter MX
|
Soul Leader
|
||
Jupiter MX
|
Mio GT
|
||
Soul Leader
|
Mio GT
|
||
9. Perbandingan
berpasangan alternative berdasarkan criteria “ Mesin/Kapasitas Oli Mesin”
Berdasarkan subkriteria “Kapasitas Oli Mesin”, alternative strategis manakah yang
lebih penting dibandingkan berikut alternative-alternatif strategis berikut ?
|
Berapa
Tingkat Kepentingannya ?
|
||
Jupiter MX
|
Soul Leader
|
||
Jupiter MX
|
Mio GT
|
||
Soul Leader
|
Mio GT
|
||
10. Perbandingan
berpasangan alternative berdasarkan criteria “ Mesin/Sistem Bahan Bakar”
Berdasarkan subkriteria “Sistem Bahan Bakar”, alternative strategis manakah yang
lebih penting dibandingkan berikut alternative-alternatif strategis berikut ?
|
Berapa
Tingkat Kepentingannya ?
|
||
Jupiter MX
|
Soul Leader
|
||
Jupiter MX
|
Mio GT
|
||
Soul Leader
|
Mio GT
|
||
11. Perbandingan
berpasangan alternative berdasarkan criteria “ Mesin/Tipe Kopling”
Berdasarkan subkriteria “Tipe Kopling”, alternative strategis manakah yang lebih
penting dibandingkan berikut alternative-alternatif strategis berikut ?
|
Berapa
Tingkat Kepentingannya ?
|
||
Jupiter MX
|
Soul Leader
|
||
Jupiter MX
|
Mio GT
|
||
Soul Leader
|
Mio GT
|
||
12. Perbandingan
berpasangan alternative berdasarkan criteria “ Mesin/Tipe Transmisi”
Berdasarkan subkriteria “Tipe Transmisi”, alternative strategis manakah yang lebih
penting dibandingkan berikut alternative-alternatif strategis berikut ?
|
Berapa
Tingkat Kepentingannya ?
|
||
Jupiter MX
|
Soul Leader
|
||
Jupiter MX
|
Mio GT
|
||
Soul Leader
|
Mio GT
|
||
13. Perbandingan
berpasangan alternative berdasarkan criteria “ Rangka/Tipe
Rangka”
Berdasarkan subkriteria “Tipe Rangka”, alternative strategis manakah yang lebih
penting dibandingkan berikut alternative-alternatif strategis berikut ?
|
Berapa
Tingkat Kepentingannya ?
|
||
Jupiter MX
|
Soul Leader
|
||
Jupiter MX
|
Mio GT
|
||
Soul Leader
|
Mio GT
|
||
14. Perbandingan
berpasangan alternative berdasarkan criteria “ Rangka/Suspensi
Depan”
Berdasarkan subkriteria “Suspensi Depan”, alternative strategis manakah yang lebih
penting dibandingkan berikut alternative-alternatif strategis berikut ?
|
Berapa
Tingkat Kepentingannya ?
|
||
Jupiter MX
|
Soul Leader
|
||
Jupiter MX
|
Mio GT
|
||
Soul Leader
|
Mio GT
|
||
15. Perbandingan
berpasangan alternative berdasarkan criteria “ Rangka/Suspensi
Belakang”
Berdasarkan subkriteria “Suspensi Belakang”, alternative strategis manakah yang
lebih penting dibandingkan berikut alternative-alternatif strategis berikut ?
|
Berapa
Tingkat Kepentingannya ?
|
||
Jupiter MX
|
Soul Leader
|
||
Jupiter MX
|
Mio GT
|
||
Soul Leader
|
Mio GT
|
||
16. Perbandingan
berpasangan alternative berdasarkan criteria “ Rangka/Ban
Depan”
Berdasarkan subkriteria “Ban Depan”, alternative strategis manakah yang lebih
penting dibandingkan berikut alternative-alternatif strategis berikut ?
|
Berapa
Tingkat Kepentingannya ?
|
||
Jupiter MX
|
Soul Leader
|
||
Jupiter MX
|
Mio GT
|
||
Soul Leader
|
Mio GT
|
||
17. Perbandingan
berpasangan alternative berdasarkan criteria “ Rangka/Ban
Belakang”
Berdasarkan subkriteria “Ban Belakang”, alternative strategis manakah yang lebih
penting dibandingkan berikut alternative-alternatif strategis berikut ?
|
Berapa
Tingkat Kepentingannya ?
|
||
Jupiter MX
|
Soul Leader
|
||
Jupiter MX
|
Mio GT
|
||
Soul Leader
|
Mio GT
|
||
18. Perbandingan
berpasangan alternative berdasarkan criteria “ Rangka/Rem
Depan”
Berdasarkan subkriteria “Rem Depan”, alternative strategis manakah yang lebih
penting dibandingkan berikut alternative-alternatif strategis berikut ?
|
Berapa
Tingkat Kepentingannya ?
|
||
Jupiter MX
|
Soul Leader
|
||
Jupiter MX
|
Mio GT
|
||
Soul Leader
|
Mio GT
|
||
19. Perbandingan
berpasangan alternative berdasarkan criteria “ Rangka/Rem
Belakang”
Berdasarkan subkriteria “Rem Belakang”, alternative strategis manakah yang lebih
penting dibandingkan berikut alternative-alternatif strategis berikut ?
|
Berapa
Tingkat Kepentingannya ?
|
||
Jupiter MX
|
Soul Leader
|
||
Jupiter MX
|
Mio GT
|
||
Soul Leader
|
Mio GT
|
||
20. Perbandingan
berpasangan alternative berdasarkan criteria “ Kelistrikan/Battery”
Berdasarkan subkriteria “Battery”,
alternative strategis manakah yang lebih penting dibandingkan berikut alternative-alternatif
strategis berikut ?
|
Berapa
Tingkat Kepentingannya ?
|
||
Jupiter MX
|
Soul Leader
|
||
Jupiter MX
|
Mio GT
|
||
Soul Leader
|
Mio GT
|
||
21. Perbandingan
berpasangan alternative berdasarkan criteria “ Kelistrikan/Tipe
Busi”
Berdasarkan subkriteria “Tipe Busi”, alternative strategis manakah yang lebih
penting dibandingkan berikut alternative-alternatif strategis berikut ?
|
Berapa
Tingkat Kepentingannya ?
|
||
Jupiter MX
|
Soul Leader
|
||
Jupiter MX
|
Mio GT
|
||
Soul Leader
|
Mio GT
|
||
Data Diri
Responden
Nama :
Alamat :
Jeniskelamin :
Nama :
Alamat :
Jeniskelamin :
Terima kasih atas kesediaan
Bapak/Ibu/Sdr(i) untuk memberikan jawaban.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar